RINDI – Pemerintah Desa Rindi sukses menyelenggarakan pertemuan Rumah Desa Sehat (RDS) Triwulan I yang bertempat di Balai Desa Rindi pada Jumat, 27 Maret 2026. Forum ini menjadi wadah krusial bagi para pemangku kepentingan desa untuk membedah data kesehatan terkini dan menyusun strategi penanganan masalah kesehatan masyarakat.
Komitmen Bersama Menuju Desa Sehat
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua BPD Desa Rindi, Bapak Kapenga Remikatu . Dalam berbagai hal, beliau menekankan bahwa RDS bukanlah sekedar rutinitas administratif, melainkan jantung dari koordinasi layanan kesehatan di tingkat desa.
“Masalah kesehatan adalah tanggung jawab kolektif. Kita harus jeli melihat isu-isu yang berkembang di lingkungan kita dan bergerak cepat mencari solusinya agar kualitas hidup warga Rindi terus meningkat,” ujar Kapenga.
Senada dengan hal tersebut, Penjabat Kepala Desa Rindi, Bapak Lu Kawutak, SE , dalam Arahnya menyoroti secara spesifik tantangan kesehatan yang masih membayangi. Beliau menggarisbawahi urgensi penanganan terhadap:
-
Isu Stunting: Pencegahan sejak dini agar tidak mengganggu tumbuh kembang anak.
-
Anak Gizi Kurang & Gizi Buruk: Pemantauan asupan nutrisi yang lebih ketat.
-
Ibu Hamil KEK: Perhatian khusus bagi ibu hamil dengan Kurang Energi Kronis guna mencegah risiko saat persalinan.
Laporan Data Kesehatan Desa Rindi
Sebagai penutup rangkaian acara, Bidan Desa bersama Kader Pembangunan Manusia (KPM) memaparkan laporan statistik kesehatan hasil pendataan terbaru. Data ini menjadi acuan untuk menentukan arah kebijakan pemberian insentif maupun intervensi kesehatan ke depan.
Berikut ringkasan data kesehatan Desa Rindi per Maret 2026:
| Kategori Sasaran |
Jumlah/Kondisi |
| Remaja Putri (Rematri) |
105 Orang |
| Bayi & Balita |
121 Anak |
| Ibu Hamil |
18 Orang |
| Ibu Hamil KEK |
3 Orang |
| Anak Gizi Kurang |
1 Orang |
| Anak Stunting |
10 Orang |
Langkah Tindak Lanjut
Melalui data tersebut, Pemerintah Desa Rindi berkomitmen untuk mengoptimalkan pemanfaatan dana desa untuk program ketahanan pangan dan pemberian makanan tambahan (PMT) yang lebih tepat sasaran. Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi bersama para kader untuk merencanakan jadwal kunjungan rumah bagi warga yang masuk dalam kategori rentan kesehatan.
Penandatanganan Berita Acara
Pertemuan ditutup dengan penandatanganan Berita Acara RDS Triwulan I sebagai bentuk komitmen tertulis dan legalitas atas kesepakatan-kesepakatan yang telah dirumuskan dalam forum.
Dengan terlaksananya RDS ini, Pemerintah Desa Rindi berharap seluruh kader, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat bekerja sama lebih erat dalam mewujudkan desa yang bebas stunting dan memiliki tingkat kesehatan yang lebih baik di masa depan.
Yan mangu abi
25 Agustus 2025 11:02:36
Sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khusus ibu hamil, demi mencegah masalah saat...