Musyawarah Rumah Desa Sehat Triwulan I di Desa Rindi: Kolaborasi Atasi Stunting dan Gizi Buruk
DESA RINDI, 2 Juni 2025 – Upaya penanganan masalah kesehatan di tingkat desa terus digalakkan. Hari ini, Desa Rindi sukses menyelenggarakan Musyawarah Rumah Desa Sehat (RDS) Triwulan I yang berlokasi di balai desa setempat. Acara ini dihadiri oleh sekitar 35 peserta, yang terdiri dari perangkat desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga.
Musyawarah ini bertujuan untuk mengevaluasi program kesehatan yang telah berjalan serta merumuskan langkah strategis untuk mengatasi masalah kesehatan prioritas, khususnya stunting dan gizi buruk di Desa Rindi. Data menunjukkan bahwa saat ini terdapat 18 anak di Desa Rindi yang masuk dalam kategori stunting, gizi buruk, dan gizi kurang, sebuah angka yang memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak.
Penjabat Kepala Desa Rindi, Bapak Lu Kawutak, S.E., dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antar-elemen masyarakat untuk mencapai Desa Rindi yang sehat dan sejahtera. "Musyawarah RDS ini adalah wujud komitmen kita bersama untuk memastikan setiap anak di Desa Rindi tumbuh dan berkembang optimal. Data 18 anak yang mengalami stunting, gizi buruk, dan gizi kurang ini adalah cambuk bagi kita semua untuk bekerja lebih keras lagi," ujar Bapak Lu Kawutak. "Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, kader, hingga perangkat desa, untuk bergerak bersama, memastikan setiap program kesehatan berjalan efektif dan menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan."
Senada dengan hal tersebut, Bapak Sendi Karawakonda, S.KM., selaku perwakilan dari Puskesmas Tanaraing, turut mengapresiasi inisiatif Desa Rindi dalam melaksanakan musyawarah ini. "Puskesmas Tanaraing siap mendukung penuh setiap program yang digagas oleh Desa Rindi dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Angka 18 anak ini menjadi perhatian utama kita, dan melalui sinergi antara desa dan puskesmas, kita optimis dapat menekan angka stunting dan gizi buruk secara signifikan," jelas Bapak Sendi. Beliau juga menambahkan pentingnya edukasi gizi dan pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin.
Dalam musyawarah ini, dibahas berbagai program intervensi yang akan dilaksanakan, termasuk sosialisasi gizi seimbang, peningkatan akses terhadap makanan bergizi, pemantauan kesehatan balita secara berkala, serta edukasi pola asuh yang benar bagi orang tua. Diharapkan, dengan adanya musyawarah ini, program-program kesehatan di Desa Rindi dapat berjalan lebih terarah dan memberikan dampak positif yang nyata bagi kesehatan masyarakat.
Yan mangu abi
25 Agustus 2025 11:02:36
Sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khusus ibu hamil, demi mencegah masalah saat...